Rabu, 17 Agustus 2011

66 TAHUN MERDEKA, 66 JURUS BLAK-BLAKAN UNTUK MENJADIKAN INDONESIA LEBIH BAIK

Hari ini, 17 Agustus 2011, Indonesia merayakan hari jadinya yang ke 66. Usia yang sudah cukup dewasa, yang seharusnya telah menjadikan Indonesia maju dan berkembang pesat. Tapi apakah hal ini benar-benar terjadi di lapangan?
Setiap hari kita justru miris membaca berita banyaknya peristiwa kriminal, pidana dan perdata di media cetak dan media online lainnya. Saya hanya seorang rakyat biasa, tapi ingin rasanya mengutarakan isi hati, dan mengeluarkan jurus blak-blakan, seperti Joni di AXIS yang blak-blakan mengutarakan kebenaran, demi kebaikan kita bersama.

Ini 66 jurus blak-blakanku, terinpirasi penuh oleh AXIS:



1.  Benahi mental pengurus RT/RW/Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten
Di level paling dekat dengan masyarakat ini, kadang-kadang meminta pengantar RT/RW untuk membuat
KTP juga sudah harus menyelipkan sedikit uang sebagai pelicin. Senang sekali bila mempunyai pengurus RT/RW yang MENOLAK diberi pelicin. Begitu juga di tingkat selanjutnya, harus selalu diselipkan uang pelicin agar urusan dapat selesai. Sangat mengganggu.

2.Benahi Bea dan Cukai Indonesia
Palang pintu masuk dan keluar barang-barang dari luar dan dalam Indonesia ini, benar-benar mirip labirin rumit uang pelicin, barang selundupan, dan sebutkan saja hal-hal seram lainnya. Andai benar-benar bisa bersih, sepertinya Indonesia akan jauh lebih baik.


3. Benahi kepolisian
Kepolisian kita SEBAGIAN memang sangat menyedihkan. Sarang anti hukum justru berada di sana. Jual
beli kasus terjadi dengan gampang dan biasa. Polisi merasa sebagai penegak hukum, sehingga justru bisa
mempermainkan hukum seenak dirinya, sesuai kemauannya. Kapan ya polisi benar-benar bertindak seperti
layaknya polisi? yang melindungi rakyat tanpa pamrih, dan menghukum yang salah tanpa pilih-pilih?

4. Benahi mental para pengacara dan pemain di bidang hukum
Pak hakim, pak jaksa dan pak pengacara, please deh jangan jual beli kasus lagi ya. Kasihan bila yang kaya
mampu berkelit dari hukum hanya dengan membayar sejumlah uang, sedangkan masyarakat kecil yang
mencari keadilan cuma bisa gigit jari, dipermainkan hukum

5. Benahi penjara
Bukan cuma fasilitas penjara yang kadang menyedihkan dan tidak manusiawi, tetapi terutama        mental para
sipirnya yang menyedihkan. Penjara justru menjadi lahan bisnis peredaran narkoba, lahan uang bagi
sejumlah oknum sipir, lahan pelecehan, dan tindakan kriminal mengerikan lainnya. Bila kamu
mempunyai uang, penjara adalah surga dunia. Sel yang dilengkapi fasilitas bintang 5 plus layanan trip ke
luar negri bisa dilakukan dengan leluasa. sebaliknya bila kamu hanya maling kere biasa, selamat menikmati
fasilitas hotel prodeo yang mengerikan.

6. Budayakan antri
Kadangan kesal sekali dengan orang-orang yang tidak mengenal kata antri, baik antrian di tempat-tempat umum maupun di jalan raya. Senang sekali kalau masyarakat kita mulai tertib dan mulai mengerti kata antri.

7. Budayakan membuang sampah pada tempatnya
Indonesia bukan tempat pembuangan sampah raksasa. Biasakanlah membuang sampah pada tempat yang disediakan, agar kebersihan tetap terjaga.

8. Budayakan mencuci tangan sebelum makan.
Aktivitas yang terbilang remeh, tapi sebenarnya membantu banyak anak dan dewasa mengurangi angka kesakitan akibat kuman yang masuk ke dalam tubuh melalui tangan yang tidak bersih.


9. Terbebas dari konsumsi minuman keras dan narkoba.
terutama oleh anak-anak muda penerus bangsa, yang justru akan menjadi penggerogot bangsa bila mereka menjadi pecandu.


10. Terbebas dari prostitusi
Wanita dan anak-anak sering menjadi korban akibat terdesak kebutuhan ekonomi maupun akibat human trafficking. Seandainya Indonesia bisa dan mau berjuang menghapuskan kekejaman semacam ini.


11. Terbebas dari korupsi
Speechless menulis hal korupsi yang sudah mendarah daging, dan mengurat di dalam nyaris semua jajaran birokrat di Indonesia. Korupsi di Indonesia begitu mengharubirukan dan penuh lika-liku yang mirip dongeng antah berantah, penuh kisah kelam. Lebih seram dari film The Ring, lebih mematikan dari film The Final Destination dan lebih lucu dari film Pocong ngesot.



12. Terbebas dari Kolusi
Setipe dengan korupsi, kolusi yang berarti kerjasama dalam mencapai tujuan demi kepentingan sendiri adalah salah satu akar dimulainya tindak korupsi. Bila kolusi ditiadakan, setidaknya kita akan hidup lebih baik.


13. Terbebas dari Nepotisme
Jangan sampai dalam satu direktorat, yang memegang jabatan adalah ayahnya, wakil ibunya, sekjen anak pertama, kepala biro anak ke dua dan keponakan, sopir tetangganya. dan herannya banyak kejadian seperti ini di pemerintahan kita.


14. Terbebas dari pergaulan/seks bebas
Yang pada akhirnya akan merugikan banyak anak-anak muda kita yang seharusnya mempunyai masa depan cemerlang. Mereka terbebani dalam rumah tangga, atau sebagai single parent, atau bahkan terkena penyakit menular seksual. Sangat menyedihkan


15. Terbebas dari pornografi
Ini adalah salah satu awal  awal sebelum mulai terjerumus ke dalam seks bebas. Jaman millenium dimana internet bisa diakses dengan gampang, saat itulah anak-anak rentan terpengaruh oleh konten-konten pornografi yang dengan mudahnya dibrowsing. Saat inilah orang tua dituntut berperan penting mendampingi anak-anaknya.


16. Terbebas dari Film-film Horor bermutu rendah yang menonjolkan keseksian wanita semata.
Sayang sekali kalau perfilman nasional yang baru bangkit setelah sempat terjun bebas ke dalam kevakuman selama beberapa waktu malah kembali dibanjiri film-film horor murahan yang hanya menonjolkan keseksian wanita belaka. dan MIRISNYA, film-film seperti ini yang menangguk banyak penonton bila dibandingkan film-film serius bercita rasa tinggi.


17. Terbebas dari sinetron tidak mendidik.
Banyak sinetron tidak mendidik yang berseliweran di media elektronik kita. Sinetron yang hanya mengandalkan kata-kata kasar dan pelototan mata saja. Yang session-sessionnya begitu panjang, hingga ceritanya juga semakin ngawur saking penulisnya kehabisan ide. Andai sinetron lebih bermakna, tentu ibu-ibu korban sinetron yang suka menghabiskan waktunya berjam-jam menontonnya, bisa memperoleh sedikit nilai, sehingga sedikit menambah isi pikiran mereka. Andai saja #sigh


18. Terbebas dari plagiarisme
Plagiarisme mematikan kreativitas. Kita hanya mengandalkan copy paste atau sekedar mencontek karya yang sudah ada. Baik di bidang musik, tulisan, ide maupun hal-hal lain, melakukan tindakan plagiat dan mengakuinya sebagai karya kita sendiri adalah tindakan yang memalukan dan merendahkan martabat sendiri.


19. Terbebas dari kebohongan publik.
Banyak kasus direkayasa, dipelintir dan direkaulang untuk kemudian baru diterbitkan di berbagai media masa. Andai kita bisa mendapatkan kebenaran tentang sesuai hal tanpa melalui rekayasa.


20. Terbebas dari anarkisme
Secara sporadis, masih banyak terjadi tindak anarkis dengan berbagai macam latar belakang di Indonesia. Hal ini telah memupus rasa aman dari rakyat. Apalagi aparat penegak hukum tampak tak berdaya/tak perduli pada masalah in.


21. Benahi anggota DPR
Spechless ke dua dalam tulisan saya ini.  Anggota dewan terhormat yang seharusnya mewakili rakyat, tapi SEBAGIAN malah merupakan kriminal dengan akhlak rendah dan sifat tak terpuji. Seperti memberi makan pada pencuri, dan mirisnya juga, mereka selalu dilindungi partainya, demi kepentingan partai juga. 


22. Terbebas dari gang motor yang banyak merebak di beberapa kota besar di Indonesia.
Yang membuat masyakarat semakin merasa tidak aman.


23. Terbebas dari kebencian publik yang secara sengaja direkayasa sebagian pihak untuk mendiskreditkan pihak lain. Negara kita adalah negara hukum, daripada melakukan penghakiman sendiri, lebih baik beberapa masalah dibawa ke jalur hukum agar dapat diadili sebagaimana mestinya.


24. Benahi FPI
Blak-blakan saya menyebutkannya, seperti Joni di AXIS yang blak-blakan juga. FPI kini menjadi organisasi masa penuh berisi preman yang hanya mengandalkan kekerasan. Saya sungguh tak mengerti, mengapa aparat penegak hukum pura-pura tidak melihat aksi mereka. 


25. Hindari kebut-kebutan
Belum lama ini kebut-kebutan di jalan saat Sahur On the Road telah memakan jiwa 2 anak muda yang merupakan generasi penerus kita. Entah berapa banyak jiwa yang telah hilang akibat kebut-kebutan di jalan. Seandainya kita bisa tertib berlalu lintas, kehilangan kita mungkin tidak akan sebanyak ini.




26. Benahi menteri-menteri yang tidak kompeten.
Menteri seharusnya adalah pembantu presiden, dan bukannya malah menciptakan preseden yang tidak enak. Banyak menteri yang menjadi menteri karena jatah politik, bukan karena kemampuannya. Akibatnya banyak kebijakan dan kata-kata yang dikeluarkannya sangat tidak sesuai dengan citranya, dan ironisnya, karena ia adalah publik figur, kata-katanya malah menciptakan pergolakan di dalam masyarakat. Sangat tidak bijaksana.


27. Berantas ekstrimis dengan kedok agama.
Bukan hanya merujuk pada organisasi massa tertentu, tetapi juga pada personal yang mengatasnamakan agama untuk melakukan tindakan kekerasan/pemboman pada masyarakat yang tidak bersalah.


28. Berantas persaingan usaha yang tidak sehat.
Dengan melakukan monopoli atau jegal usaha, atau taktik dagang dengan banting harga, atau dengan menjelek-jelekkan produk kompetitor. Yang mengakibatkan iklim usaha menjadi tidak sehat. Sangat disayangkan bila hal ini terjadi.


29. Kurangi sikap konsumtif di masyarakat.
masyarakat kita saat ini dibombardir bermacam-macam iklan barang konsumtif yang sebagian tidak diperlukan, akibatnya banyak masyarakat yang terjebak dalam hutang demi memenuhi nafsu konsumerismenya, sehingga mengurangi kualitas hidupnya.


30. Perbanyak pasar tradisional
Pasar tradisional kini semakin terdesak oleh pasar modern yang menganut cara swalayan. Justru pasar tradisional yang banyak menyerap tenaga kerja, dan membuat masyarakat mempunyai penghasilan sendiri. harus dicari cara agar invasi pasar modern jangan sampai mematikan pasar tradisional.




31.Bebas dari tawuran pelajar/massa
tawuran mencerminkan premanisme dari suatu kelompok masa/pelajar. Masa sih pelajar-pelajar kita adalah calon-calon preman di masa depan?


32. Bebas dari kemacetan 
Macet mengorbankan banyak hal. Waktu, pikiran, uang hingga kesehatan kita. Saat-saat bersama keluargapun menjadi berkurang. macet terjadi karena banyak hal yang menjadi satu, mulai dari volume kendaraan yang semakin meningkat dengan tidak diimbangi dengan pertambahan jalan, pasar tumpah, kurang tertibnya lalu lintas dll. Macet membuat kita kehilangan banyak hal. 




33. Benahi angkot
Angkot atau angkotan kota, adalah fenomena benci rindu dendam dalam masyarakat kita. Gaya pengemudi angkot yang slengekan dalam menyetir, plus kebiasaan menaik turunkan penumpang di sembarang tempat, dan kebiasaan ngetem yang bikin macet adalah fenomena sosial yang cuma bisa diterima kita sambil mengelus dada, karena sebagai rakyat kecil, kita sangat membutuhkan jasa angkutan ini. andai angkot bisa mengerti arti aturan lalu lintas #menghelanafas


34. Benahi sistem ujian nasional.
Ujian nasional sudah menjadi momok bagi anak-anak kita. Sebagian sekolah hanya fokus pada latihal soal bagi murid-muridnya menjelang ujian nasional. Seharusnya kita mempunyai sistem yang lebih friendly, yang mampu mengakomodasi kemauan dan kemapuan anak-anak kita.


35. Berantas joki UMPTN dan tes CPNS
Calon mahasiswa dan calon pegawai negeri sipil yang masih mengandalkan joki untuk lulus tes mencerminkan tipe manusia yang akan mereka lakoni kelak. Jadi bila joki-joki tes ini sudah tak ada, mereka terpaksa melakukan tes sendiri, dan bisa menunjukkan kemampuan mereka sendiri.


36. Perbaiki UMR
Upah Minimum Regional, yang merupakan barometer tingkat sosial di masyarakat kita, kurang bergerak sesuai keaikan tingkat kebutuhan. Akibatnya banyak masyarakat yang terpuruk dalam  tingkat kemiskinan yang menyedihkan.


37. Berantas penambahan zat pengawet, pewarna tekstil pada jajan anak-anak.
Anak-anak kita benar-benar mengalami masa suram dengan terus terekspos bahan-bahan berbahaya pada jajannya. Walaupun kita bernisiatif membekali mereka, tetap anak-anak mudah tergoda jajanan yang berwarna-warni. Harusnya jajanan seperti ini diberantas hingga ke produsennya.





38. Berantas makanan dengan bahan berbahaya di masyarakat
Selain jajan anak-anak, banyak makanan berbahaya yang menyasar semua lapisan masyarakat. Terbuat dari makanan kadaluarsa yang dimasak ulang, atau dengan tambahan zat berbahaya atau yang berasal dari sumber yang polutan. Seperti bakso ikan yang terbuat dari daging ikan sapu-sapu yang diambil dari sungai dengan polusi yang tinggi. Ikan jenis ini menyerap polutan di air sungai ke dalam tubuhnya, sehingga bila dikonsumsi akan menyebabkan masalah kesehatan yang serius.


39. Berantas peredaran kembali obat kadaluarsa dengan kemasan baru
Banyak terjadi dengan sumber penyebaran yang bisa ditelusuri, tetapi, lagi-lagi, aparat seperti tutup mata


40. Berantas peredaran daging glonggongan
selain merugikan konsumen, proses glonggong yang tidak manusiawi sungguh membuat saya mempertanyakan masih ada tidaknya nurani manusia.


41. Basmi peredaran penjualan daging ayam tiren, dan daging import yang masuk melalui jalur gelap.
Dengan asumsi penyakit yang kemungkinan dibawanya, ayam tiren dan daging import ilegal tidak boleh diperjualbelikan.


42. Awasi perdagangan gelap.
Yang banyak terjadi di perbatasan negara kita. membuat barang-barang luar masuk dengan leluasa, dan barang-barang komoditas ekspor kita keluar tanpa terdeteksi


43. Turunkan harga sembako dan harga minyak
Padahal kita adalah produsen dari banyak produk pangan dan juga memiliki sumur minyak sendiri, tetapi kita tetap tidak mampu mencegah laju kenaikan harga yang mencekik. Pertanyaannya adalah, lari kemana uang hasil penjualan itu? mengapa rakyat kecil yang harus menanggung harga tinggi?


44. Turunkan harga buku dan koran.
Harga kertas yang naik berimbas pada tingginya harga buku dan koran, yang berefek pada masyarakat luas yang semakin kesulitan membelinya. Ini seperti pembodohan masal #blakblakan


45. Pertinggi minat baca
Masyarakat mungkin susah membeli koran dan buku, tetapi untungnya sekarang banyak media online yang bisa diakses melalui internet. Apalagi sekarang akses internet juga sangat murah. Salah satunya AXIS, yang cuma dengan Rp. 3900,- perhari saja kita sudah bisa mengakses internet UNLIMITED. Blak-blakan saja ya, saya merasa sangat diuntungkan dengan akses internet murah dari AXIS ini. cek keterangannya di http://www.axisworld.co.id/Paket_Internetan

46. Transparansi Pajak
Sudah banyak mendengar tentang kasus pajak yang diselewengkan masuk ke kantong pribadi. Bila pajak benar dikembalikan ke masyarakat seperti yang selama ini digembar-gemborkan, berapa banyak rakyat yang bisa hidup dengan lebih baik. Coba anda bayangkan. Dan blak-blakanlah dengan nurani anda.

47. Toleransi antar umat beragama
Kita selalu mendengar tentang toleransi antar umat beragama di Indonesia. sebenarnya di sebagian wilayah toleransi ini telah berjalan dengan baik, hanya saja di wilayah tertentu yang masih sangat memprihatinkan. Andai semua wilayah damai ... #merenung

48. Berantas penyerobotan lahan
Penyerobotan lahan yang terjadi dimana-mana membuat masyarakat hidup dengan tidak tenang. Sebenarnya lebih baik semua tanah memiliki sertifikat yang jelas, agar tidak ada sengketa

49. Berantas penebangan hutan dan lakukan reboisasi
Hutan adalah paru-paru dunia. Apakah kita memang sengaja membuat anak cucu kita kelak terpaksa membeli oksigen agar bisa bernafas? Dan bukan cuma itu saja fungsi hutan. diperlukan satu bab khusus bila ingin membahasnya hingga tuntas


50. Memasyakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat
Gaya hidup masa kini yang serba dimudahkan, membuat sebagian masyarakat kita kurang berolahraga sehingga rentan penyakit. Tagline di atas ini memang harus dihidupkan kembali

51. Akses kesehatan yang murah
kesehatan yang menentukan kualitas hidup seseorang, sehingga bila seseorang mampu memperoleh pelayanan kesehatan yang prima dengan harga murah, akan mampu meningkatkan kualitas hidupnya

52. Penyuluhan kesehatan kepada ibu hamil dan ibu yang mempunyai balita
posyandu dahulu sangat ramai, tetapi kini nyaris hilang. hal bagus seperti ini harus digalakkan lagi

53. Melek teknologi
Jaman seperti ini, bila kita ingin bersaing secara global, maka masyarakat kita harus memiliki edukasi yang cukup, sehingga masyarakat memiliki kecakapan dan mampu bersaing. melek teknologi kini adalah syarat vital agar tidak tergerus jaman.

54. Atasi pencemaran lingkungan
Pencemaran lingkungan memiliki banyak jenis, misalnya pencemaran tanah, air dan udara. Atasi satu-satu, untuk menciptakan lingkungan yang lebih kondusif dan  nyaman untuk ditinggali.

55. Atasi pencemaran SUNGAI
Sebenarnya bisa digabung dengan nomor diatas, tapi khusus untuk sungai CITARUM, yang merupakan sungai terkotor di DUNIA, saya ingin mendedikasikan nomor khusus. Agar menjadi perhatian banyak pihak (impian saya) dan semoga suatu saat saya bisa melihat sungai Citarum mengalir bening dengan ikan-ikan yang berenang meliuk lentuk di dalamnya

56. Akses tempat tinggal bagi semua lapisan masyarakat.
Sedih melihat banyak masyarakat yang tidak mempunyai tempat berteduh, sementara sebagian lainnya hidup mewah di rumah istananya.

57. Ajari anak menabung sejak dini.
Menabung banyak untungnya, mengajarkan disiplin pada anak dan mempunyai keuntungan finansial di masa depan. Ajarkan sejak dini, anak akan merasakan manfaatnya.

58.Pemberdayaan Wanita
Sebagian besar wanita Indonesia sudah cukup puas menjadi ibu rumah tangga yang kerja tiap harinya, selain mengurus anak dan rumah tangga, adalah berjam-jam menonton sinetron dan bergosip. Andai waktu berharga mereka itu mereka pergunakan untuk hal lain yang lebih mendidik, menghasilkan atau memperkaya dirinya, pasti akan membuat wanita itu lebih BERHARGA.

59. Perlindungan anak dan wanita terhadap kekerasan dalam rumah tangga
Peristiwa kriminal justru banyak terjadi dalam rumah tangga dan dilakukan oleh anggota keluarga sendiri. Dalam hal ini, posisi lemah kadang di pihak anak dan wanita, seharusnya mereka lebih terlindung dari tindak kekerasan dalam rumah tangga

60. Pemanfaatan lahan rumah untuk  penanaman pohon, apotik dan dapur hidup
Daripada halaman rumah kita semuanya kita tutup dengan beton dan keramik, ada baiknya kita sisakan lahan terbuka hijau yang bisa kita tanami dengan pohon, apotik dan dapur hidup. Selain ikut melestarikan alam, kita juga belajar dekat dengan alam dan mengenal manfaatnya.


61. Recycle atau daur ulang
seharusnya kita mulai memasyakatkan program daur ulang pada sampah kita, sehingga mengurangi masalah pencemaran lingkungan

62. GO GREEN
Hidup dengan lebih HIJAU, artinya kita mulai berbasis hidup kembali ke alam dan memperhatikan kepentingan alam. Hindari pemakaian styrofoam. Bawa kantong belanja sendiri bila kita hendak berbelanja, kurangi pemakaian plastik, adalah sebagian contoh tindakan nyata itu.

63. Bangun rumah yang ramah lingkungan
Kurangi pemakaian listrik, jadi perbanyak ventilasi agar cahaya dan udara luar bisa masuk dengan lebih leluasa. kamu akan mengurangi pemakaian listrik untuk lampu dan AC. Hemat listrik hemat energi.

64. Tingkatkan kepedulian sosial.
Tingkatkan empati dan simpati anda terhadap para korban bencana alam. salurkan bantuan, dan bagi yang membantu meyalurkan, jangan selewengkan bantuan. Pada saat-saat seperti inilah terasa solidaritas nasional kita diuji.

65. Ciptakan lapangan kerja bagi banyak orang
pekerjaan yang membuat kita bisa bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan kita. Ada baiknya selain sebagai pekerja, kita juga mulai melakukan wirausaha, agar bisa membuka lapangan kerja bagi banyak orang, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

66. Last but not least, pendidikan MURAH dan BERKUALITAS bagi semua rakyat Indonesia.
Dengan biaya pendidikan yang terjangkau harganya dan kualitas yang bagus, sehingga membuat kita bisa bersaing secara global, maka Indonesia akan mampu menjadi pemimpin di dunia di masa depan.

Inilah 66 jurus blak-blakan saya.
Sudahkah anda blak-blakan hari ini?


@renisusanti21












Tidak ada komentar:

Posting Komentar